Collaborative Teaching antara Mahasiswa dengan Guru di Malaysia

By Administrator 01 Des 2018, 09:39:06 WIB Pengumuman

Program student exchange Universitas Hamzanwadi pada hari kelima adalah  collaborative teaching antara mahasiswa Universitas Hamzanwadi dengan guru-guru di sekolah mitra Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Ada lima sekolah yang menjadi tempat mahasiswa praktik mengajar yaitu Sekolah Kebangsaan Taman Kota Kulai 2, Sekolah Kebangsaa Seri Kota Puteri Masai, SMK SG Ulu Tiram, Sekolah Menengah Islam Hidayah dan Sekolah Rendah Islam Hidayah.

Sebelum proses collaborative teaching dilaksanakan, semua mahasiswa diberikan pengarahan dari pihak tangan kanan guru besar atau guru bagian kurikulum agar proses pembelajaran berjalan sesuai dengan tujuan dan outcome pembelajaran pada saat itu." Teaching practice sebagai salah satu kegiatan dari student exchange program ini benar-benar memberikan saya kesempatan untuk melakukan comparative study antara sistem pendidikan di Indonesia dan Malaysia terutama dalam hal teaching perspective", Tegas Idham Kholid salah satu peserta student exchange dari program studi pendidikan Bahasa inggris Universitas Hamzanwadi. Hal senada juga dikatakan oleh Noor Gibriliana dari pendidikan matematika bahwa dalam collaborative teaching ini memberikan new insights untuk méngembangkan materi dan kegiatan pembelajaran untuk mencapai learning outcome dalam sebuah team teaching.

Proses collaborative teaching antara mahasiswa Universitas Hamzanwadi dengan guru-guru sekolah di Johor Bahru berjalan dengan baik dan lancar. Terlihat konsep kombinasi pengajaran yang dinamik dan menarik antara dua negara tersebut. Job sharing dalam ruangan kelas juga terlihat, dimana antara guru-guru dan mahasiswa Universitas Hamzanwadi saling bergantian di depan kelas untuk menjelaskan materi pembelajaran. Ketika salah satu dari mereka mengajar, maka guru yang lain menjaga agar semua siswa tetap dalam keadaan kondusif agar proses pembelajaran berjalan dengan baik.

Teaching practice seperti ini sebetulnya menjadi harapan Universitas Hamzanwadi ketika mahasiswa praktik mengajar di sekolah yang ada di wilayah NTB, dimana guru-guru memberikan pengalaman awal bagaimana merancang pembelajaran, mengajar di kelas, dan melakukan evaluasi pembelajaran, disamping itu guru melakukan kerjasama dengan mahasiswa dalam praktik pembelajaran. Guru juga memantau bagaimana mahasiswa mengajar di kelas dan memberikan masukan yang berharga kepada mahasiswa. Guru hendaknya tidak merasa bebas dari tugasnya ketika ada mahasiswa magang.

Semoga guru-guru di Indonesia khususnya di NTB mampu memberikan contoh kepada mahasiswa sebagai calon pendidik ketika mereka praktik mengajar pada program magang dan Collaborative teaching bisa menjadi salah satu alternatif pendekatan yang bisa digunakan dalam pembelajaran.